Diarsipkan di bawah: Informasi
Ikuti seminar bedah komputer multimedia tanggal 1 Juni 2009 mulai jam 15.00-17.00.
Ikuti juga Gathering Komunitas AMD pada tanggal 1 Juni 2009 mulai pukul 13.00-14.00.
It’s all free! Info lebih lanjut, hubungi ruang workshop lantai 1B, 5316557-60.

Diarsipkan di bawah: Berita Hangat
UNTUK menggiatkan program kewirausahaan di kalangan mahasiswa, Universitas Airlangga (Unair) mendapat dana Rp 2 miliar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti).
Program tersebut, kata Dr drg Elly Munadziroh MS, wakil ketua Program Pengembangan Kewirausahaan Unair, bertujuan merangsang mahasiswa mengeluarkan ide-ide kreatif mereka dalam berwirausaha.
Dengan dana itu, diharapkan rancangan bisnis (business plan) yang dibuat mahasiswa bisa diimplementasikan menjadi bisnis nyata. ”Dana tersebut sudah termasuk untuk pelatihan dan pembimbingan,” kata Elly.
Unair akan menyeleksi business plan mahasiswa yang ingin mendapat dana tersebut. ”Respons mahasiswa sangat bagus. Maksimal proposal senilai Rp 25 juta,” jelasnya kemarin.
Kelompok yang lolos akan menjalani magang di perusahaan sesuai rancangan bisnisnya. Saat ini, ada 98 lomba kelompok dari masing-masing fakultas yang mengajukan proposal program kewirausahaan itu. Proposal-proposal yang dikumpulkan sejak Maret tersebut diuji kelayakannya pada Kamis lalu.
Kreativitas dan motivasi, menurut Elly, merupakan hal paling penting untuk menjadi wirausahawan yang berhasil. Di antara 98 proposal itu, akan dipilih 33 proposal dan diumumkan pada 29 Mei. ”Sepuluh proposal langsung lolos punya kelebihan dalam kreativitas produk dan proposal bisnis,” katanya.
Yang lolos seleksi akan mendapat modal sesuai anggaran dalam proposal mereka tanpa dipotong sepeser pun. Tapi, ”Modal itu tidak diberikan cuma-cuma. Ini adalah modal bergulir,” tegas Elly.
Modal tersebut harus dikembalikan dalam jangka yang ditentukan. ”Masing-masing rancangan berbeda. Waktu pengembalian mereka juga berbeda,” katanya. ”Mereka akan diminta mengembalikan 70 persen dari dana yang telah diberikan. Sebanyak 30 persen merupakan reward mereka,” lanjut dia.
Setelah diberi modal, Dikti akan memonitor tiga kali dengan jangka empat bulan. Monitoring itu dilakukan untuk melihat apakah target penjualan sesuai rencana dalam proposal.
(Jawa Pos, 21 Mei 2009)
Diarsipkan di bawah: Berita Hangat
IKATAN Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Unair kembali memberikan beasiswa kepada mahasiswa Unair yang kurang mampu. Jumlahnya mencapai Rp 200 juta. Dana itu berasal dari para alumnus yang berada di Jakarta.
”Donasi Rp 200 juta ini masih tahap awal. Kami juga masih memproses pengajuan proposal ke sejumlah perusahaan milik alumni Ikafe di Jakarta,” ujar Mashariono, penasihat Ikafe Surabaya.
Beasiswa itu merupakan kelanjutan program sumbangan Ikafe untuk beasiswa masuk universitas (BMU). Untuk program BMU, pengurus Ikafe Surabaya juga memberikan beasiswa Rp 25 juta. Dana tersebut telah dimanfaatkan mahasiswa yang kurang mampu.
Direktur Kemahasiswaan Imam Mustofa mengatakan, sumbangan Rp 200 juta dari Ikafe Jakarta tersebut akan digunakan untuk beasiswa penuh. Setiap mahasiswa yang memperoleh beasiswa itu selama empat tahun akan dibiayai full scholarship. ”Untuk biaya hidup, akan dialokasikan Rp 5 juta per tahun per mahasiswa,” ujarnya.
Selain itu, masih juga ditambahkan biaya pendidikan berupa bebas SPP dan biaya buku. Dengan demikian, jika ditotal, per mahasiswa selama empat tahun mendapatkan 30 juta. Menurut Imam, Unair berencana memberikan beasiswa penuh kepada 100 mahasiswa. Mereka adalah mahasiswa dari PMDK jalur prestasi.
”Dari 491 peserta yang disertai surat gakin, ada 29 mahasiswa yang diterima. Nah, 29 mahasiswa ini langsung mendapatkan beasiswa penuh tersebut,” ujarnya.
Untuk memenuhi kuotanya, lanjut Imam, pihaknya akan mencari dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN).
(Jawa Pos, 19 Mei 2009)
Diarsipkan di bawah: Informasi
1. workshop multimedia: tanggal 19 mei 2009, membuat desain web dengan corel draw. tanggal 23 mei 2009, editing foto dengan Adobe Photoshop.
2. workshop jaringan linux: tanggal 20 mei 2009, remastering linux untuk warnet. tanggal 27 mei 2009, squid server untuk warnet.
3. seminar blog tentang Pay Pal, tgl 23 mei 2009.
4. workshop pemrograman: tanggal 26 mei dan 30 mei 2009, perancangan aplikasi dengan Java.
info: ruang workshop -> telp: 031.5316557-60
Diarsipkan di bawah: Informasi
Workshop Linux Bulan Mei 2009
1. Remastering Linux Ubuntu Untuk Warnet
20 Mei 2009, 11.00-14.00
Fasilitas: CD Tool Remaster, Sertifikat, Modul
2. Squid Proxy Server Untuk Warnet
27 Mei 2009, 11.00-14.00
Fasilitas: CD Linux, Sertifikat, Modul
Info lebih lanjut hubungi 031.60767336 (No SMS).
Diarsipkan di bawah: Berita Hangat
Keseriusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menertibkan rumah dinas di kompleks Universitas Airlangga (Unair) betul-betul dibuktikan. Kemarin (13/5) dua utusan KPK datang ke Unair untuk melihat secara langsung kondisi rumah dinas yang sampai saat ini ditempati para pensiunan itu.
Utusan tersebut datang ke kampus C Unair sekitar pukul 10.00. Kedatangan mereka yang mendadak dan tanpa surat pemberitahuan itu membuat pihak Unair kaget.
Direktur Sumber Daya Unair Prof Dr Fendy Suhariadi yang kemarin mendampingi utusan tersebut menjelaskan, selama ini KPK hanya mempunyai data perumahan dosen. “Tujuan KPK datang ke Unair hanya mencocokkan data yang telah dimiliki dengan kondisi di lapangan,” jelas Fendy ketika dikonfirmasi Jawa Pos.
Di kampus C, dua utusan itu hanya meminta izin untuk mengecek secara langsung kondisi perumahan tersebut. Setelah bertemu dengan Rektor Unair Prof Dr Fasich, utusan itu menuju kampus B Unair untuk meninjau perumahan dinas tersebut. Selama pengecekan di lapangan, dua orang itu hanya melihat kondisi rumah dinas dari dalam mobil. Keduanya tidak bersedia diwawancarai sedikit pun. “Maaf, Mas, mereka tidak mau difoto,” ungkap Fendy lewat jendela mobil. Setelah itu, dia kembali menutup jendela tersebut.
Mobil yang ditumpangi utusan KPK itu menyusuri satu per satu kawasan rumah dinas. Mulai Jalan Dharmawangsa Dalam, Dharmawangsa Dalam Selatan, Jalan Airlangga, Dharmawangsa Raya, dan yang terakhir adalah Jalan Srikana. Mobil itu berjalan sangat pelan untuk memperhatikan kondisi rumah tersebut satu per satu.
Dua utusan itu berdiskusi dan mencatat kondisi setiap rumah. Mobil mereka berhenti ketika melewati rumah dinas yang sudah menjadi kos-kosan, warung, tempat jasa fotokopi, bahkan sudah dibangun lagi menjadi dua tingkat. “Semuanya mereka catat, lengkap dengan penghuni rumah tersebut,” jelas Fendy. Sesudah memantau rumah dinas, utusan KPK itu langsung diantarkan ke Bandara Juanda.
Fendy menyatakan, aktivitas dua utusan tersebut memang tidak ditujukan untuk ekspos ke publik karena masih tahap investigasi. “Mereka ngomong ke saya tidak mau dikorankan,” jelas dosen psikologi itu. “Makanya, kedatangan mereka sangat mendadak. Kami juga tidak tahu bahwa mereka mau datang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, KPK datang lagi pada 25 Mei untuk menyosialisasikan masalah rumah dinas. “Tunggu saja, nanti juga tahu,” ucapnya.
(Jawa Pos, 14 Mei 2009)
Diarsipkan di bawah: Berita Hangat
Ratusan pencari kerja kemarin (12/5) memadati Gedung Serbaguna (GSG) kampus B Unair. Mereka memburu informasi lowongan kerja yang dilaksanakan mulai kemarin (12/5) hingga hari ini. Ada 26 perusahaan yang mengikuti job fair tersebut.
”Sampoerna dan BRI tampaknya sedang membuka rekrutmen besar-besaran,” ujar Ketua Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan Elly Munadziroh. Selain Sampoerna dan BRI, beberapa perusahaan lain yang membuka stan penerimaan karyawan adalah PT Valbury Asia Futures, Royal Bank of Scotland, PT Bank Danamon Indonesia, dan PT Job Steet Indonesia.
PT Job Steet Indonesia tergabung dalam 12 ribu perusahaan. ”Di stan PT Job Steet, pencari kerja bisa melamar pekerjaan secara online. Pelamar tinggal memasukkan curriculum vitae di web yang disediakan. Setelah itu, tinggal menunggu perusahaan-perusahaan mana yang mau menerima,” jelasnya.
Informasi diterima atau tidaknya para pencari kerja itu dikirim melalui e-mail pelamar. Selain online, banyak stan perusahaan yang meminta surat lamaran secara langsung. Elly mengatakan, bursa kerja itu merupakan agenda rutin lembaga yang dibawahinya. Setiap tahun, biasanya bursa kerja diadakan dua kali, pada Mei dan November.
”Bursa kerja kali ini adalah yang ke-13. Tujuan pelaksanaan bursa kerja ini adalah menampung lulusan Unair yang belum mendapatkan kerja. Namun, bukan berarti orang luar tidak boleh mendaftar,” terangnya.
Selain mengadakan bursa kerja, pejabat yang baru sebulan dilantik tersebut bakal menyelenggarakan pembinaan tentang entrepreneurship dan karir untuk mahasiswa Unair. Pembinaan tersebut diberikan saat mahasiswa kali pertama masuk, pada tiap beberapa semester, dan ketika mereka akan lulus.
”Tujuannya, kami tidak hanya mencetak pencari kerja, tapi juga orang-orang yang membuka lowongan kerja,” ujarnya.
Untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam menjadi wirausahawan, Elly berencana membuat gebrakan baru pada bursa November mendatang. Yaitu, melaksanakan Airlangga Alumni Business Exhibition. ”Jadi, nanti alumni yang punya perusahaan akan membuka stan dan membagikan pengalaman-pengalamannya kepada para mahasiswa,” jelasnya.
(Jawa Pos, 13 Mei 2009)
Diarsipkan di bawah: Berita Hangat
FAKULTAS Ekonomi (FE) Unair mulai kemarin (5/5) menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres Forum Manajemen Indonesia (FMI). Kongres tersebut diikuti beberapa perguruan tinggi untuk membahas serta menentukan arah kurikulum manajemen.
Ada 100 wakil dari 15 perguruan tinggi se-Indonesia yang ikut dalam forum tersebut. Di antaranya, Universitas Tadulako, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, Bina Nusantara Jakarta, dan Universitas Trisakti.
Menurut Ketua Panitia Kongres FMI Dr Aris Armuninggar SH MH, hari pertama kemarin dilaksanakan sosialisasi AD/ART dan pemilihan ketua FMI. ”Sebelumnya, forum ini dipimpin formatur karena baru didirikan pada 10 November tahun lalu,” ujarnya.
Dalam pemilihan kemarin, terpilih Sri Gunawan DBA dari FE Unair menjadi ketua umum FMI. Sri Gunawan yang juga menjabat ketua Departemen Manajemen FE Unair tersebut akan menjabat ketua umum FMI selama dua tahun atau hingga 2011.
Pada hari ini (6/5) akan berlangsung workshop bertema Tuntutan Stakeholder terhadap Alumnus Jurusan Manajemen dan Bisnis di Indonesia. Hadir sebagai pembicara, Dr Edison Hulu (chief economist Indonesian Exchange) serta Sarwoto Atmosutarno (presiden direktur dan CEO PT Telkomsel).
Setelah itu, dilanjutkan tema Strategi Penyelenggaraan Pendidikan Manajemen di Perguruan Tinggi. Begitu penyampaian materi tuntas, peserta kongres akan dibagi menjadi empat bagian. Pembagian itu disesuaikan dengan ilmu manajemen yang memiliki empat konsentrasi. Yakni, keuangan, sumber daya manusia, pemasaran, dan operasi.
”Peserta akan membahas kurikulum, role model, dan sharing merumuskan kurikululum yang sesuai perkembangan saat ini,” ujarnya. Setelah dirumuskan, baru dipresentasikan di forum besar.
Diarsipkan di bawah: Berita Hangat
Polemik rencana penertiban rumah dinas di Kampus Unair terus bergulir. Dalam perkembangannya, Unair meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mau berdialog dengan penghuni rumah dinas. Kemarin (5/5), KPK memberikan jawaban. Mereka siap ikut membantu menuntaskan kasus aset negara tersebut.
”KPK telah memberi balasan terkait permintaan Unair untuk bisa hadir dalam diskusi dengan para penghuni rumah dinas,” kata Direktur Sumber Daya Prof Fendy Suhariadi kemarin.
Menurut dia, sebelumnya Unair memang meminta agar KPK bisa berdialog dengan para penghuni. Tujuannya, para penghuni mengerti duduk permasalahan. Dengan cara itu, ada pemahaman antara Unair, penghuni, dan KPK dalam penertiban rumah dinas tersebut. ”Kami tidak mau disebut otoriter. Untuk itu, kami membuka dialog,” ujarnya.
(lagi…)
